ONLINE 24 JAM
SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE - BBM STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MUI JUGA SEBAGIAN TESTIMONI KESEMBUHAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » Antibiotik Herbal » Miss V Merah

Miss V Merah

Bagikan informasi tentang Miss V Merah kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Miss V Merah

Bertepatan dengan perbincangan pada segmen tulisan saat ini, yaitu Miss V Merah, serta penyakit infeksi kemaluan kategori lain misalnya klamidya, gonore, kencing keluar darah atau nanah, isk (infeksi saluran kemih), anyang anyangan, keputihan, dsb. Yang secara hakikat jenis penyakit tadi tidak luput dari ‘peran kunci’ bagaimana diantara kita ‘sampai-sampai’ dinyatakan secara akurat bahwa telah ketularan salah satu macam bakteri berbahaya yang ada di muka bumi saat ini. Dengan demikian ada baiknya mencari tahu lebih jauh lagi seperti mengapa seseorang dinyatakan telah terserang bakteri mematikan tersebut. Mari.. Kita simak bersama penjelasan pada paragraf halaman berikut ini

Admin mempersilahkan agar saudara-saudari sekalian sudi melihat tayangan sejenak dari video seputar CV. De Nature Indonesia, berikut videonya…

DEFINISI SAKIT RAJASINGA ATAU SIPILIS
Penyakit infeksi kemaluan sipilis atau kebanyakan orang awam mengistilahkannya sebagai penyakit rajasinga adalah infeksi yang muncul lantaran bakteri tergolong berbahaya bernama Treponema pallidum.

↓ SIMAK ARTIKEL LAINNYA 🙂

Antibiotik Alami Sipilis Alias Penyakit Rajasinga
Tanda Atau Ciri Orang Terkena Sipilis
Antibiotik Sipilis Di Apotik

Seperti kita tahu bahwa sipilis secara ‘inklusif ‘ adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang bisa jadi momok menakutkan, malahan beberapa peristiwa sampai merenggut nyawa bila dianggap remeh tanpa penanganan cepat dan tepat. Mayoritas peradangan (infeksi) tersebut menjalar dengan perantara kontak kelamin dengan pasangan yang terkena secara positif, tidak hanya melalui melakukan jimak bakteri yang mengakibatkan infeksi PMS (penyakit menular seksual) juga dapat merembet melalui pajanan cairan tubuh penderitanya misalnya melalui darah atau air liur yang terdapat lecet kemerahan seperti sariawan. Dominannya sentuhan langsung terjadi ala seks vaginal (lewat faraj perempuan), anal (anus) ataupun oral (mulut). Tidak cukup disitu saja, rupanya menggunakan jarum secara ‘estafet’ bisa menularkan peradangan (infeksi) penyakit tadi baik terhadap penikmat narkoba suntik ataupun pada fans berat seni merajah fisik misalnya tato dan tindik telinga.

penyebab miss v bau berdenyut gatal perih bengkak-keputihan setelah haid

Terwujudnya bakteri sifilis alias penyakit rajasinga dapat pula terjadi dari seorang ibu yang masih ‘berbadan dua’ untuk bayi dalam kandungannya, menurut data otentik persentase lonjakan peristiwanya sudah agak mengkhawatirkan bagi hampir semua orang. Adapun mengenai tahapan tersebut dalam dunia medis diberi nama sifilis kongenital. Dampak kemungkinan terfatal adalah ‘kepergian selamanya’ sang janin yang ada dalam perut kandungan beresiko terjadi akibat pengaruh infeksi ini. Untuk notulen tambahan saja yaitu bakteri penyebab penyakit rajasinga tak bakal ‘berdiam’ lama berada di luar tubuh manusia alias (kemungkinan mati sendiri sangat cepat), demikian juga penyakit tadi tentu saja tidak dapat ditularkan melalui cara-cara berikut ini:

  • Memakai kakus bergantian dengan Pengidap sipilis.
  • Berbarengan dalam pemakaian wadah makan yang sama.
  • Memakai baju atau celana yang sama.
  • Memakai bak renang ataupun kamar mandi yang sama.

ULASAN CUSTOMER DE NATURE

testimoni hasil lab penyakit kelamin (sipilis rajasinga) testimoni hasil lab penyakit kelamin (sipilis rajasinga) testimoni hasil lab penyakit kelamin (sipilis rajasinga)testimoni hasil lab penyakit kelamin (sipilis rajasinga)testimoni hasil lab penyakit kelamin (sipilis rajasinga)

Tanda dini pada penyakit rajasinga yaitu bermula sekitar (sebulan kurang seminggu) sehabis bakteri menyelinap dalam tubuh. Peradangan (infeksi) sipilis terdapat kategorisasi yaitu menjadi 4 etape utama, berikut ini:

kelamin bengkak bernanah gatal-vagina perih sakit setelah berhubungan

Sipilis Primer (Awal)
Seseorang yang sakit rajasinga kebanyakan bakal mendapati cirinya yang dibarengi dengan kucam atau bintil-bintil merah di alat kemaluan ataupun di dalam serta area mulut. Lecet yang ada berbentuk kaya gigitan semut tapi tidak mengakibatkan rasa nyeri. Pada stadium tersebut, andai individu tadi yang terkena dan melakukan hubungan suami-istri dengan orang lain, maka transfer bakteri akan gampang terjadi. Luka tersebut bertahan semasa 30 sampai 60 hari. Finalnya, lesi tersebut biasanya sembuh tanpa meninggalkan tanda.

Sifilis Sekunder (Kedua)
Penderita sifilis sekunder alias fase ke dua bakal menemui timbulan luka kemerahan selayaknya koin kecil dan umumnya luka ini tampak di tapak tangan serta telapak kaki. ‘Indikasi’ lain yang kadang kala mengikuti proses seperti meningkatnya suhu tubuh, selera makan mengalami penurunan lumayan drastis, sakit lekum ‘tenggorokan’ juga penyakit kutil kelamin. Etape tersebut bisa bertahan selama 30 sampai 90 hari

Sifilis Laten (alias tidak ketahuan akan tetapi berpotensi kumat)
Setelah stadium sifilis sekunder, sifilis laksana ‘tamat’ dan tiada menyebabkan simptom (gejala) sama sekali. Periode laten tersebut mampu berproses diperkirakan dua tahun, sesudah itu mengarah kepada tahapan yang paling ‘meluluhlantakkan’ kesehatan bagi pengidap dalam peradangan (infeksi) penyakit menular seksual (PMS) yakni sifilis tersier.

Sifilis Tersier (Ketiga)
Seumpama peradangan (infeksi) PMS (penyakit menular seksual) tersebut tidak terobati secara benar, maka sakit sifilis mempunyai dampak dapat mengarah kepada stadium akhir yang disebut sifilis tersier. Di level itu, peradangan (infeksi) mampu menciptakan efek yang destruktif (bersifat merusak) terhadap anggota badan. Mengenai risiko kesehatan yang diterima karena infeksi bagi periode ini seperti kebutaan, sindrom penurunan fungsi otak, kelumpuhan, disfungsi kemaluan, masalah pendengaran, dan bahkan sampai mengancam keselamatan jiwa bilamana tanpa penanganan

Penyakit Rajasinga tidak sukar menular pada etape primer dan sekunder. Tatkala kita mengetahui adanya infeksi sipilis, ada baiknya cepat kontrol kesehatan kepada dokter atau klinik (khusus sakit kemaluan) guna kejelasan diagnosis terhadap sifilis. Makin cepat sifilis diobati, makin sedikit kemungkinan bagi sifilis berubah menjadi ‘akut’. (Miss V Merah)

Penanganan Yang Dilakukan Pada Infeksi Penyakit Menular Seksual (PMS)
Penyembuhan penyakit rajasinga termasuk tidak susah dilakukan kalau diatasi lebih awal, penyembuhan lazimnya yaitu dengan memanfaatkan antibiotik berupa injeksi penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin), namun penting buat diingat wajib dengan petunjuk dokter ya :). Kalau saja tidak terobati, infeksi penyakit menular seksual (PMS) tadi berpotensi menjelma penyakit yang menyuguhkan dampak negatif juga dapat berakhir kepada kematian. Individu yang positif sifilis yang tengah dalam periode pemulihan patut menghindari melakukan hubungan suami-istri sampai infeksi dipastikan telah normal seperti sediakala

BEBERAPA KODE BAHWA ANDA TERKENA SAKIT SIFILIS
Pesakit PMS (penyakit menular seksual) ternyata tidak sulit menularkan bibit penyakit tadi sebab ‘berjibun’ di antara mereka semata merasakan simptom (gejala) kecil akhirnya tanpa paham kalau mereka telah ketularan. Simptom (gejala) infeksi PMS (penyakit menular seksual) perlahan berubah sesuai dengan starata penyakit rajasinga yang diderita.

Ciri Pada Penyakit Rajasinga Primer
Ciri lazimnya pada sifilis primer yaitu tampaknya bintil merah atau borok. Ruam ini muncul (sepuluh hari – dua belas minggu) sesudah bakteri bermarkas di dalam tubuh, luka tersebut kerap diremehkan bagi pengidap sifilis sebab tidak ada mengakibatkan rasa nyeri. Luka tadi melebar pada sekitar anggota tubuh yang mana bakteri saat pertama menembus, misalnya terhadap kelamin laki-laki, alat vital perempuan, maupun wilayah anus. Luka tadi dapat pula muncul pada jari, mulut ataupun bibir, dan amandel.

Pemulihan bintil merah meniadakan rentang waktu kira-kira (tiga hingga enam minggu). Setengah dari pasien PMS (penyakit menular seksual), ruam yang nongol cuma satu tapi ada juga yang mengeluarkan lebih dari satu bintil merah. Di samping itu, sipilis primer juga bisa diketahui lewat pembengkakan kelenjar di daerah leher, ketiak, maupun dasar paha. Sifilis berpeluang meningkat kepada level sekunder seumpama tak ditindaklanjuti sejak awal. (Miss V Merah)

Simptom (gejala) Buat Sifilis Sekunder
Beberapa minggu sehabis luka berlalu maka indikator sifilis sekunder akan keluar. Bintil merah akan terlihat di wilayah tubuh manapun lebih-lebih pada tapak kaki dan tangan. Simptom (gejala) yang lain adalah kutil pada alat genital laki-laki dan perempuan, yang tersendiri pada wanita adalah penyakit jengger ayam akan keluar di sekeliling vagina. Adanya diferensiasi keberadaan uci-uci (kutil) pada seputar dubur lazimnya dialami laki-laki dan perempuan.

Simptom (gejala) yang persis seperti sakit influenza bisa juga keluar. Penderita bakal mendapati rasa gulana, sakit area kepala, ngilu di engsel lutut atau siku, serta demam. Lebih dari itu ternyata penurunan berat tubuh dan kegundulan rambut riskan berlaku, kelenjar (limfa) yang memancurkan cairan getah bening terlarut ke dalam darah dan jaringan tubuh ikut mengalami pembesaran.

Tanda-tanda itu dapat berlaku selama beberapa minggu, juga dapat terlihat dan bersembunyi dan terus seperti itu selama beberapa bulan ke depan. Bila sipilis sekunder tak diobati secara sungguh-sungguh, infeksi akan berlanjut ke jenjang berikutnya.

Indikasi Untuk Penyakit Rajasinga Laten (terselubung tetapi berpotensi timbul)
Pada tahap tersebut bakteri tetap ada, akan tetapi sifilis tak mendatangkan simptom (gejala) sama sekali. Sewaktu 1 tahun perdana stadium penyakit rajasinga laten, infeksi sangat mampu dijangkitkan. Sesudah (dua puluh empat bulan), infeksi menetap eksis di dalam badan si pasien, namun tidak mampu berpindah bakterinya kepada individu lain kembali. Etape ini mampu berjalan bertahun-tahun. Andaikan tak diobati dengan cermat, penyakit rajasinga laten bisa berubah menjadi sifilis tersier (tahap penyakit rajasinga yang semakin mengancam).

Simptom (gejala) Untuk Sipilis Tersier (Ketiga)
Untuk notulen tambahan saja bahwa 30 persen individu yang terkena sipilis yang tidak terobati secara serius biasanya menahan derita fase tersier. Simptom (gejala) sipilis tersier diawali beberapa tahun selepas peradangan (infeksi) awal mula menyebari raga si penderita. Komponen tubuh di tempat bakteri sipilis awal mula nerabas sehingga menaruh pengaruh pada gejala yang dialami.

Sampai tingkat tadi, penyakit rajasinga bisa makin serius juga belum lagi berpuncak kasus kematian. Penyakit rajasinga tersier umumnya berakibat pada organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah, mata, isi bagian kepala, organ tubuh yang mengambil sari makanan di dalam darah dan menghasilkan empedu, pembuluh darah, tulang, dan persendian. Oleh karenanya penderita berpeluang terjadi serangan otak disertai kelumpuhan (struk), penyakit jantung, ataupun kebutaan akibat infeksi menular seksual ini. (Miss V Merah)

Indikator Atas Sipilis Kongenital
Perempuan yang sedang ‘bunting’ dan memiliki penyakit menular seksual (PMS) punya peluang menurunkan bakteri peradangan (infeksi) terhadap janinnya. Hasil itu mampu dikurangi sekiranya sang wanita diobati secara benar sebelum kehamilan sampai pada (enam belas) minggu. Semisal tak diobati sesuai arahan, kompleksitas baru seperti ini dapat terjadi:

  • Kegagalan partus (kelahiran) alias bayi mati dalam buntingan
  • Kehilangan nyawa si kecil (bayi) sesaat setelah terlahir ke dunia
  • Gugur kandungan
  • Bayi keluar dari kandungan mewarisi sipilis
  • Bayi keluar dari kandungan secara dini (prematur)

Bayi yang dilahirkan bersama kongenital sipilis dalam keadaan hidup, hampir seluruhnya tidak menerima gejala sama sekali. Tapi ada probabilitas (kemungkinan) keluarnya permukaan kulit berbintik merah terhadap telapak kaki serta tangan. Keluhan yang bukan tidak mungkin lambat laun berganti bagi bayi yang terlahir dengan sifilis, yaitu:

  • Ketaknormalan tampilan gigi
  • Pertumbuhan tulang yang tidak normal
  • Komplikasi pendengaran
  • Disfungsi telinga untuk mendengar
  • Tulang indra penciuman yang papar (rata)

Selalu mendengarkan pendapat dari dokter maupun pakar penyakit alat vital misalkan anda tertular penyakit menular seksual (PMS) dan sedang dalam kondisi ‘berbadan dua’ 🙂

KETIDAKSESUAIAN ANTARA SIFILIS DAN KENCING NANAH (GONORE)
Kencing nanah (gonore) dan penyakit rajasinga adalah infeksi PMS (penyakit menular seksual) dengan faktor utama yang tidak sama. Kencing nanah (gonore) disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae sedangkan sipilis ditimbulkan oleh bakteri Treponema pallidum, indikasi yang dirasa juga tidak sama, ya… walaupun banyak yang bilang agak persis. Beberapa keluhan yang kebanyakan dirasakan :

PASIEN KENCING NANAH (GONORE)

  • Rasa terbakar sewaktu buang air kecil (BAK) disertai keluarnya lendir seperti sperma (agak kekuningan) dari penis / vagina
  • Diujung ‘helm’ alat vital pria seperti anyang – anyangan
  • Lambung wilayah bawah sedikit sakit
  • Masalah lain bagi laki – laki yakni nyeri pada buah pelir, terjadi pembesaran di kulit penutup penis
  • Kencing nanah dan darah ada kalanya berbarengan sekaligus, namun tidak ruam luka bagian luar kelamin pria
  • Gejala yang lain dengan perempuan / seorang ibu : saat halangan keluar darah kotor kelamin lebih berat, nyeri selagi besentuhan kelamin

PENDERITA SIPILIS

  • Muncul tanda adanya luka diluar kulit penis yang tidak gatal dan tak nyeri
  • Lecet pada penis memancurkan lendir sedikit kuning dibarengi nanah
  • Lecet bakal fit dengan sendirinya hanya saja basil (kuman) tadi akan menjadi ‘beringas’ terhadap tubuh manusia sehingga bermasalah dari dalam serta bakal kembali aktif beberapa waktu kemudian

TES PENENTUAN SIPILIS
Tanpa berpikir panjang lagi segeralah mengecek kondisi kesehatan ke dokter atau balai kesehatan (ahli sakit kelamin) seumpama ada probabilitas (kemungkinan), bahwa diantara dari bapak/ibu sudah tertular sakit sipilis. Jika PMS (penyakit menular seksual) ditanggulangi secara sungguh-sungguh, niscaya persolan baru yang mengintai mampu dihindari sehingga kans untuk sembuh seutuhnya juga besar.

Sebagai pendahuluan, dokter (medikus) dari poliklinik akan menanyakan tentang gejala yang bapak/ibu miliki sebelum mengadakan pemeriksaan kondisi jasmani secara utuh. Khususnya penanganan di sekeliling alat genital serta dubur, mereka pun biasanya menganalisis keberadaan ruam dan juga kulit nonjol pada merih ‘tenggorokan’ dan mulut. Selain itu, dokter atau klinik (spesialis sakit alat vital) kadang kala bakal menyerukan Anda untuk menjalani sejumlah pengecekan berikut ini:

Uji Sampel Darah
Setelah penanganan kondisi tubuh tuntas, mengiringi hal tersebut tentu dilakukan cek darah guna validasi ada tidaknya infeksi bakteri sipilis di dalam tubuh seseorang. Tes darah mampu melacak ada tidaknya zat (antibodi) penyerang toksin/racun yang dihasilkan oleh tubuh guna melenyapkan sifilis. Benteng pertahanan (antibodi) untuk bakteri sifilis sanggup senantiasa ada dalam raga manusia secara menahun

Satu di antara tes darah yang terpilih untuk menemukan bakteri Treponema pallidum adalah Treponemal Antibody Test. Seseorang dengan status tes berupa afirmatif (alias positif), tidak diragukan lagi akan terdiagnosa tertular penyakit rajasinga. Tapi cek ini akan senantiasa mempertahankan hasil positif secara menahun pasca penyakit menular seksual (PMS) sifilis ditanggulangi. Dengan demikian, supaya dapat menetapkan betulkah orang tadi terinfeksi sipilis sekarang ini atau memang sudah pada saat dahulu, tentu saja diperlukan penelitian tambahan yang diistilahkan RPR (Rapid Plasma Reagin). Individu yang tengah tertular penyakit menular seksual (PMS) sipilis dapat menampilkan status Treponemal Antibody Test positif disertai RPR positif.

Infeksi sipilis hampir seluruhnya berefek serius buat si kecil (bayi) di dalam janin atau bayi yang belum lama dilahirkan. Oleh karena itu, perempuan yang tengah ‘berbadan dua’ diberi pesan buat melaksanakan periksa darah terhadap PMS (penyakit menular seksual) sipilis. Pemeriksaan ini rata-rata diselesaikan kala usia kehamilan berada di jarak (dua belas) sampai (dua puluh pekan). Seumpama tes penentuan penyakit rajasinga telah dipastikan, penanganan atau penyembuhan dapat dilaksanakan secepatnya.

Mengamati Cairan Bintil merah ‘luka’ Atau Tukak
Jikalau terdapat lecet, perawat atau pun dokter biasanya mengangkat sedikit cairan dari lecet untuk sampel supaya dianalisis dalam laboratorium. Cek tadi cuma bakal dipergunakan pada penyakit rajasinga primer (permulaan) serta sekunder (kedua), ialah pada masa terdapat luka maupun tukak. Sampel cairan akan menyodorkan fakta apakah ada infeksi ‘bakteri’ yang menghasilkan penyakit rajasinga.

PENANGANAN SIPILIS SECARA JAMU TRADISIONAL DE NATURE
Adapun untuk mengobati kencing nanah (gonore), sifilis, kutil di wilayah alat genital wanita dan pria, clamidya, dan lain – lain, dari CV. De nature menyiapkan berbagai macam resep obat antibiotik alami – antivirus – antibakteri diantaranya GANGJIE – GHOSIAH – PIPECA – HABATOP ATAU HABBATUSSAUDA – KAPSUL BERSIH DARAH – BAWANG LANANG yang mampu membantu menangani gejala yang dirasakan. (Miss V Merah)

PENANGANAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) SIPILIS MELALUI RESEP DOKTER ATAU ANTIBIOTIK
Penisilin (Penicillin G Procaine atau Procaine Benzylpenicillin) lumayan tokcer dan biasanya diimplementasikan untuk menanggulangi PMS (penyakit menular seksual) sipilis primer ‘dini’ maupun sekunder ‘selanjutnya’. Penisilin pada umumnya dimasukkan melalui suntikan, ada beberapa macam antibiotik lainnya di apotik seperti Tetrasiklin (Tetracycline), Eritromisin (Erythromycin), Ceftriaxon (Ceftriaxone), Doksisiklin (Doxycycline), Azithromicin (Azithromycin) yang juga mempan menyembuhkan bakteri pemicu rajasinga, apabila siapa saja yang sensitif dengan penisilin

BISAKAH MENEGUK REBUSAN AIR PIPER BATLE (DAUN SIRIH) SETELAH KONSUMSI OBAT DOKTER?
Pada waktu penyembuhan, konsumsi air rebusan piper batle (daun sirih) bukanlah soal yang dilarang secara mutlak. Cuma saja sedikitnya pengetahuan seputar fungsi dan efek samping konsumsi air tersebut atas pengobatan perlu saudara/saudari sikapi dengan cermat. Untuk menghindari kesan negatif atau kemungkinan korelasinya sama terapi penanganan yang saudara/saudari lakukan, disarankan bapak/ibu kasih jarak kisaran 2 hingga 3 jam antara konsumsi air rebusan piper batle (daun sirih) dengan konsumsi obat. (Miss V Merah)

DAPATKAH MENGOLES ATAU MEMINUM ALLIUM SATIVUM (BAWANG PUTIH) SEBAGAI PENANGANAN PENYAKIT RAJASINGA?
Allium sativum (bawang putih) termasuk aman seandainya dikonsumsi melalui proses dimakan atau dengan bentuk suplemen, tapi allium sativum (bawang putih) yang mentah tidak disarankan untuk dilumuri begitu saja di permukaan kulit lantaran ada reaksi yang mana mendatangkan iritasi cukup fatal, seyogyanya pasien tak mengoleskan bawang putih ke kemaluan, alasannya penis bagian dari tempat yang sangat peka dan paling riskan terjadi gangguan serius. Beberapa mitos yang beredar semisal membalurkan allium sativum (bawang putih) akan membuat penis kian besar atau memulihkan sipilis sampai saat ini masih tidak jelas faktanya menurut ilmu kedokteran.

ADA TIDAK YA REKOMENDASI MAUPUN LARANGAN MAKANAN SAAT MENANGANI PENYAKIT RAJASINGA
Berdasarkan beberapa petunjuk yang diderita diantaranya rasa panas waktu kencing serta keluar lendir mirip sperma yang baunya agak amis, maka hal ini seringkali berproses terhadap PMS (penyakit menular seksual) gonore. Peradangan (infeksi) tersebut dipicu pula oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Sedangkan mengenai penyakit rajasinga dan kencing nanah tidak berkorelasi dengan jenis makanan misalnya telor, makanan pedas, buah semangka dan seterusnya. Sebab itu tidak ada pantangan utama dalam hal makanan secara ilmu kedokteran. Tetapi berbeda bila melaksanakan terapi tradisional dari De nature Indonesia maka adanya beberapa larangan dan saran yang ‘suka tidak suka’ baiknya diimplementasikan secara sinkron dengan bimbingan dari pakar herbal klinik.

BERBAGI KISAH PADA PASANGAN
Bilamana saudara/saudari telah dipastikan terinfeksi penyakit rajasinga, selekas mungkin beritahu pasangan atau bekas suami atau istri dari Anda supaya beliau bisa melangsungkan pengujian serta mendapatkan pengobatan. Jikalau Anda memandang tak percaya diri guna menceritakan penyakit ini dengan suami/istri atau eks (mantan) pasangan saudara/saudari, mohonlah pendapat pada petugas medis (dokter) ataupun poliklinik spesialis penyakit alat vital. Makin bagus bagi bapak/ibu supaya memberi tahu suami/istri tentang penyakit rajasinga. Jikalau penyakit ini tidak diobati sesuai arahan, pada akhirnya bisa berujung kepada kematian. (Miss V Merah)

KOMPLIKASI KARENA PENYAKIT RAJASINGA
Sipilis punya potensi menghadirkan sejumlah komplikasi misalkan tidak segera diobati, sifilis dapat pula mendongkrak konsekuensi kedatangan beberapa penyakit yang mencakup seperti:

  • Penyakit jaringan tubuh, seperti serangan otak disertai kelumpuhan (struk), peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang (meningitis), kehilangan pendengaran, gangguan indra penglihatan, ‘lemah zakar’, dan masalah kandung kemih.
  • Masalah jantung, misalnya pembesaran batang nadi, aneurisma, problem pembuluh darah, dan kerusakan penutup organ tubuh yang menjadi pusat peredaran darah.
  • Peradangan (infeksi) orang-orang yang mengidap sifilis juga kerapkali gonta-ganti mitra seks yang memiliki impak terjangkit Human Immunodeficiency Virus dua kali lipat dari orang lazimnya.
  • Problem ‘buntingan’ dan calon bayi. Wanita ‘berbadan dua’ yang menderita sipilis punya peluang mempertemukan penyakit tersebut atas bayi yang terdapat di dalam kandungan.
  • Guma atau benjolan, situasi itu bisa menonjol atas indra peraba, tulang, juga hati ataupun bagian tubuh lainnya.

PREVENTIF ATAS SIFILIS
1. Berpegang teguh atas janji suci dengan pendamping hidup ialah resep paling ampuh untuk melindungi diri atas infeksi penyakit menular seksual (PMS) sipilis. Penggunaan kondom bisa ditempuh sebagai sikap proteksi alternatif dalam ikhtiar memangkas potensi penularan sifilis, terlebih di komunitas ‘perempuan malam’. Meski begitu alat kontrasepsi tadi sebatas mencegah penularan penyakit. Penyakit rajasinga masih dapat menular melalui sex oral (mulut), dimana itu dialami saat mulut kontak langsung dengan ruam merah (luka) pada bagian intim seksual yang sudah ketularan. (Miss V Merah)

2. Benar-benar penting agar menyarungkan kondom kala melakukan jimak baik secara vaginal (lewat alat vital perempuan), atau anal (dubur). Pakailah dental dam (alat pelindung sex berupa lembaran lentur) sewaktu melakukan seks oral (mulut), alat itu berguna untuk ‘tabir’ antara mulut dan kemaluan, sehingga penyebaran infeksi seksual dapat ditangkal.

Berpantangangan untuk berhubungan intim secara oral (mulut), vagina (lewat faraj perempuan), atau anal (dubur) hingga perawatan sifilis selesai dilaksanakan, Ini karena berpotensi untuk saudara/saudari terinfeksi lagi jikalau melakukan kontak kemaluan dengan orang yang punya sekian banyak pasangan seksual atau bahkan saudara/saudari bisa menjangkitkan (infeksi) peradangan pada orang lain.

PMS (penyakit menular seksual) sifilis rupanya juga mampu menular tidak mesti dengan perantara hubungan badan. Bila Anda penggemar narkoba suntik maupun yang gemar seni melukis anggota tubuh misalnya menato dan menindik telinga, sangat disarankan tidak saling berjoin jarum suntik dengan siapa pun, Anda direkomendasi untuk selalu mengenakan jarum yang sudah dibersihkan (aman).

Mungkin hanya ini yang dapat admin berikan sedikit rangkuman tentang Miss V Merah, semoga kian meningkatkan pengetahuan kita semua terutama seputar PMS (penyakit menular seksual) gonore dan sipilis


Ditambahkan pada: 26 September 2019

Ulasan customer dinonaktifkan: Miss V Merah

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

SIDEBAR